TINJAUAN KEBUTUHAN MAP DAN RAK PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS DARI FAMILY FOLDER MENJADI PERSONAL FOLDER DI PUSKESMAS RENGAS TANGERANG SELATAN – BANTEN

Sucipto Sucipto, Gita Pangesti

Abstract


ABSTRACT

Background: The medical record file storage system is very important to do in a health care institution because the storage system can make it easier for medical record files to be stored in storage shelves, speed up retrieval or retrieval of medical record files stored in storage shelves, easy to return and protect medical record files from the danger of theft, the danger of physical, chemical, and biological damage. Research Objectives: The general purpose of this study was to determine the need for a medical record file storage folder and shelf from a family folder to a personal folder at the Rengas Public Health Center, South Tangerang – Banten. Research Result: The results of this study indicate the size of the family folder medical record file at the Rengas Health Center Tangerang Selatan-Banten with a length of 34 cm, width 23 cm, thickness 0.2 cm and the size of the medical record file personal folder at the Rengas Health Center Tangerang Selatan - Banten with a length of 34 cm, width is 24.5 cm, and thickness is 0.4 cm. Conclusion: Predicted the need for personal medical record folders is 30,000 folders. Predicted the need for additional 4 new shelves for personal medical record file storage. Suggestion: Rengas Health Center Tangerang Selatan - Banten should immediately complete the process of transferring medical record files from a family folder to a personal folder to minimize damage and security of medical records in order to improve the quality of medical record services by providing empty storage shelves to store personalized medical records after receiving service every patient visit at the Puskesmas, provides 4 new medical record storage shelves in order to ensure the availability of storage racks that can accommodate 30,000 personal medical record folders after undergoing the transfer process.

 

ABSTRAK

Latar Belakang: Sistem penyimpanan berkas rekam medis sangat penting untuk dilakukan dalam suatu institusi pelayanan kesehatan karena sistem penyimpanan dapat mempermudah berkas rekam medis yang akan disimpan dalam rak penyimpanan, mempercepat ditemukan kembali atau pengambilan berkas rekam medis yang disimpan dalam rak penyimpanan, mudah pengembaliannya dan melindungi berkas rekam medis dari bahaya pencurian, bahaya kerusakan fisik, kimiawi, dan biologi. Tujuan Peneliti: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tinjauan Kebutuhan Map dan Rak Penyimpanan Berkas Rekam Medis Dari Family folder Menjadi Personal Folder di Puskesmas Rengas Tangerang Selatan – Banten. Hasil Penelitian: Hasil Penelitian ini menunjukkan ukuran berkas rekam medis family folder di Puskesmas Rengas Tangerang Selatan – Banten dengan panjang 34 cm, lebar 23 cm, tebal 0,2 cm dan ukuran berkas rekam medis personal folder di Puskesmas Rengas Tangerang Selatan – Banten dengan panjang 34 cm, lebar 24,5 cm, dan tebal 0,4 cm, Kesimpulan: Prediksi kebutuhan map rekam medis personal folder adalah sebanyak 30.000 map, Prediksi penambahan kebutuhan rak penyimpanan berkas rekam medis personal folder sebanyak 4 rak baru. Saran: Puskesmas Rengas Tangerang Selatan – Banten sebaiknya segera menyelesaikan proses pemindahan berkas rekam medis dari family folder menjadi personal folder untuk meminimalisir kerusakan dan keamanan rekam medis guna meningkatkan mutu pelayanan rekam medis dengan cara menyediakan rak penyimpanan kosong untuk menyimpan rekam medis yang sudah di personalkan setelah mendapatkan pelayanan kesehatan disetiap kunjungan pasien di Puskesmas, menyediakan 4 rak penyimpanan rekam medis baru agar dapat menjamin ketersediaan rak penyimpanan yang dapat menampung 30.000 rekam medis personal folder setelah mengalami proses pemindahan.


Full Text:

PDF

References


Ahmadi, 2011. Tinjauan Kebutuhan Rak Penyimpanan Rekam Medis Rawat Jalan Di RSU Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. KTI STIKES HUSADA BORNEO

Barthos, B. 2007. Manajemen Kearsipan. Jakarta: Bumi Aksara. Buku Penyelenggaraan Rekam Medis RS H. ABDUL AZIZ MARABAHAN, 2019 Kegunaan Rekam Medis. Barito Kuala.

Depkes RI Dirjen Yanmed 2006. Pedoman Pengelolaan Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia. Jakarta:

DepKes. Depkes RI. 2006. Pedoman Pengelolaan Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia. Jakarta.

Edwin Sudrajat, 2019. Tinjauan Kebutuhan Rak Penyimpanan Berkas Rekam Medis Rawat Jalan di Puskesmas Bakti Jaya Tangerang Selatan.

Epang, K., Rudi, A., & Herman, J. 2020. Perhitungan Kebutuhan Rak Rekam Medis Selama 5 Tahun Kedepan Dengan Rumus J. Watson Di RSUD Muhammad Djoen Sintang. Journal Perekam Medis Dan Informasi Kesehatan, 3(1), 45-52.

Hatta, Gemala R. 2013. Pedoman Pengelolaan Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia. Jakarta: Direktor Jendral Pelayanan Medik Depkes RI.

Kholis, H. N. 2016. Tinjauan Kebutuhan Rak dan Ruang Penyimpanan Rekam Medis dalam Sistem Terminal Digit Filing di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping (Doctoral dissertation, STIKES Jenderal A. Yani Yogyakarta).

Lubis, S. P. S., & Handayani, J. 2018. Tinjauan Kebutuhan Rak Penyimpanan Berkas Rekam Medis Untuk 5 Tahun Kedepan Di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan Tahun 2018. Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 3(1), 404-408.

Fanny N, Azhari M. 2019. Analisis Kebutuhan Rak Penyimpanan Dokumen Rekam Medis Aktif Di Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Delanggu Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan, ISSN 2086-2628, VOL 9 No.1.

Notoatmodjo S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurridho, I. A., Pujihastuti, A., & Rohmadi, R. M. D. (2009). Prediksi Kebutuhan Rak Penyimpanan Dokumen Rekam Medis Aktif Di Bagian Filing Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sragen. Rekam Medis, 3(2).

Permenkes RI No.269/MENKES/PER/III/2008. Tentang Rekam Medis. Jakarta.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Perekam Medis.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Puskesmas.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas.

Pusfitasari, E., & Pujihastut, A. 2014. Prediksi Kebutuhan Rak Penyimpanan Dokumen Rekam Medis Aktif Tahun 2015 Di Bagian Filing Rumah Sakit Umum Daerah Kota Madiun. Rekam Medis, 8(1).

Ritonga, Z. A., & Ritonga, N. A. 2018. Analisa Kebutuhan Rak Penyimpanan Berkas Rekam Medis Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Madani Medan. Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 3(1), 417-424.

Rustiyanto, E. 2011. Manajemen Filing Dokumen Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan. Yogyakarta: Politeknik Kesehatan Permata Indonesia.

Sugiyono. 2018. Metodologi Penelitian Kuantittif Kualitatif dan RND. Bandung : Alfabeta.

Tasri, Y. D. 2020. Sosialisasi Tekhnik Penghitungan Kebutuhan Rak Rekam Medis Pada Puskesmas Alai Kota Padang. Logista-Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 87-93. 269/MenKes/Per/ III/2008 tentang Rekam Medis. Jakarta. Depkes RI


Refbacks

  • There are currently no refbacks.