EFEKTIVITAS METODE SWADDLING DAN SUCKING TERHADAP RESPON NYERI PADA BAYI SAAT IMUNISASI

Putri Handayani Setyaningsih, Andriyani Rahmah Fahriati, Khalinsa Alsadilla, Putri Margono Susilowati

Abstract


ABSTRACT

Background: The Ministry of Health said that infants or neonates are individuals who are very susceptible to various infections caused by exposure to microorganisms as well as to health problems and diseases. Efforts that can be made to reduce mortality is immunization. Pain management actions that can be carried out in infants using atreupetic care principles are nonpharmacological therapy, namely by using swaddling an sucking methods. Research Objectives: This study aims to determine the effectiveness of the swaddling and sucking method on paresponse in infants during immunization. Methodology: This uses a literature study design or Literature Review. Research result : This show that there is an effect of the effectiveness of the swaddling and sucking methods on pain in infants during immunization, this is because the swaddling and sucking methods can stimulate oratactile mechanoresceptors to produce analgesic so that the pain response to the brain is inhibited. Conclusion: Swaddling and sucking methods are effective in reducing pain response in infants during immunization. Suggestion: It is hoped that further researchers will be able to conduct research on the effectiveness of the swaddling and sucking method on the pain response in infants during immunization by using experimental research by applying the swaddling and sucking method when infants are immunized.

ABSTRAK

Latar Belakang :Kementrian kesehatan mengatakan bayi atau neonatal merupakan individu yang sangat rentan terhadap berbagai infeksi yang disebabkan oleh paparan mikroorganisme maupun terhadap gangguan kesehatan dan penyakit. Upaya yang dapat dilakukan dalam menurunkan angka kematian adalah dengan imunisasi. Tindakan management nyeri yang dapat dilakukan pada bayi menggunakan prinsip atreupetic care adalah dengan cara terapi non farmakologi yaitu dengan menggunakan metode swaddling dan sucking . Tujuan Peneliti : Bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode swaddling dan sucking terhadap respon nyeri pada bayi saat imunisais. Metodelogi : Penelitian ini menggunakan desain studi kepustakaan atau Literature Review. Hasil Penelitian : Menunjukan adanya pengaruh efektivitas metode swaddling dan sucking terhadap nyeri pada bayi saat imunisasi hal ini dikarenakan metode swaddling dan sucking dapat merangsang oraktaktil mekanoresptor untuk menghasilkan analgesik sehingga respon nyeri yang menuju ke otak terhambat. Kesimpulan : Metode swaddling dan sucking efektif dalam menurunkan respon nyeri pada bayi saat imunisasi berlangsung Saran : Diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian tentang efektivitas metode swaddling dan sucking terhadap respon nyeri pada bayi saat imunisasi.


Full Text:

PDF

References


Dora Chintya, Dominicus Husada. (2013). Intervensi Fisik Sebagai Analgesik Non Farmakologi Pasca Penyuntikan Imunisasi BCG. Surabaya: Universitas Airlangga.

Doratul Kamila, Erni Setyorini, Ning arti Wulandari. (2014). Aplikasi Teknik Swaddling, Side Stomach, Sucking 5s’s terhadap Skala Nyeri dan Durasi Tangisan pada Neonatus paska Prosedur Pengambilan Darah. Blitar: Stikes Patria Husada.

Departemen Kesehatan RI. 2014. Indikator Angka Kematian Neonatal dan Balita Indonesia Nomor 5. Jakarta: Depkes RI, p441-448.

E.D S a r z a n i , Abdul Aziz, et al (2020). Implementasi Management Nyeri Non Farmakologi dengan Non Nutritive Sucking (NNS) dan Pembedongan (Swaddling) Saat Prosedur Invansif Dalam Mengurangi Nyeri Pada Neonatus. Fatawati Jakarta Selatan.

Etri Prabowati, et al . (2017). Effectiveness of Breastfeeding and Non Nutritive Sucking On Pain Relief In Fant Immunization. Belitung Nusring Journal Vol . 3 (2):102-109.

Harington , John, et al.(2012). Effective analgesia using physical interventions for infant immunization, pediatrics, vol.129,no5,pp.815-822

K e m e n k e s RI.(2014) . Buku Ajar Imunisasi. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.

Marimbi. (2010). Tumbuh kembang, Status Gizi dan Imunisasi Dasar pada Balita.Yogyakarta: Nuha Medika.

M e r l i n s u j i , & Prasad, D. (2018). Effect of Swaddling Technique on Pain During Vaccination. Iosr Journal of Nursing and Health Science (IOSR-JNHS, Vol.7, No.1,pp. 40-41.

Petronela M. Anita. Suhendar. (2020). Intervensi Fisik Terhadap Penurunan Respon Nyeri Bayi Saat Imunisasi BCG. Jakarta: STIKes Muhammadiyah.

Pungus Arlyan JV, Inayah I, Murtiningsih. (2018). Nyeri Bayi Saat Dilakukan Penyuntikan Imunisasi D iPuskesmas Kota Tomohon Sulawesi Utara. Vol 1. No. 1, ISSN 2654-5411.

Sundoro, et al. (2014). Campak Post Marketing Surveillance (PMS) Reaksi Lokal, Reaksi Sistemik Vaksin. Faculty Of Madicine. Bandung : Universitas Padjajaran.

Sri Intan Rahayuningsih, (2012). Efek Pemberian ASI Terhadap Tingkat Nyeri Bayi Saat Penyuntikan Imunisasi di Kota Depok, Idea Nursing Journal, Volume, 103- 116, 2087-2879

Trimawati.(2016). Efektivitas Metode 5s (swaddling, side/stomach position, sushing, swinging, sucking) Terhadap Respon Nyeri pada Bayi Saat Imunisasi Pentavelen, Volume 3 No , 34-38. Universitas Ngadi Waluyo.

Yuli yantina, Mevi E. (2017). Pengaruh Menyusui Terhadap Rasa Nyeri Pada Penyuntikan Imunisasi Pada Bayi Di BPS, Volume 3 No 4, 224-229. Jurnal Kebidanan


Refbacks

  • There are currently no refbacks.