IDENTIFIKASI DAN PENETAPAN KADAR HIDROKUINON PADA KOSMETIK KRIM PEMUTIH WAJAH DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

Ayu Fajariyani

Abstract


Kosmetik adalah salah satu cara untuk merawat kulit agar tampak bersih dan terang, krim pemutih wajah adalah salah satu kosmetik yang paling banyak digunakan untuk menghilangkan bercak-bercak dan noda hitam. Penggunaan Hidrokuinon pada kosmetik krim pemutih wajah sangat dilarang karena termasuk golongan obat keras yang penggunaanya harus dengan resep dokter. Pemakaian Hidrokuinon secara terus-menerus dapat mengakitbatkan efek mulai dari iritasi kulit,kulit menjadi merah, rasa terbakar, kelainan ginjal hingga kanker kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengindetifikasi dan menetapkan kadar hidrokuinon yang terdapat dalam berbagai merek kosmetik krim pemutih wajah yang beredar di PGC. Sediaan kosmetik krim pemutih wajah yang dianalisis sebanyak 10 sampel yang dibeli di PGC. Identifikasi hidrokuinon dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Uji kualitatif dilakukan dengan uji raksi warna sedangkan uji kuantitatif menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada 10 sampel yang diteliti terdapat 6 sampel yang positif mengandung hidrokuinon dengan kadar sampel AD/A= 0.064%, BB/B 0,003%, CT/C = 0.005%, DR/D = 0.015%, WP/F 0.02%, WM/G 0.005%. maka 6 sediaan kosmetik krim pemutih wajah tidak sesuai dengan peraturan BPOM berdasarkan PUBLIC WARNING /PERINGATAN Nomor KH.00.01.43.2503 tanggal 11 juni 2009 termasuk bahan yang dilarang pada sediaan kosmetik.

Keywords


Kosmetik; Krim pemutih Wajah; Hidrokuinon; spektrofotometri UV-Vis



DOI: http://dx.doi.org/10.52031/phrase.v2i1.236

Refbacks

  • There are currently no refbacks.