ANALISIS STATUS SOSIAL EKONOMI DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI KOTA DEPOK

Gian Hawara, Tressia Febrianti, Dewi Fitriani

Abstract


ABSTRACT Diabetes mellitus is a metabolic disease characterized by a chronic increase in blood sugar levels. Diabetes mellitus can occur due to being overweight, unhealthy lifestyle, lack of exercise and also genetic factors. The first step in managing diabetes mellitus is physical exercise and an appropriate diet. Apart from that, medication adherence is a factor that influences the success of controlling blood sugar levels in treating diabetes mellitus. Patients with chronic diseases must take long-term treatment for their disease (Bowman et al., 2018). Therefore, if diabetes mellitus sufferers have low economic status, it will be difficult to seek treatment at health services. This research aims to analyze the relationship between socio-economic status and medication adherence in diabetes mellitus patients in Depok City. The research design used in this research is an analytical survey using a cross sectional approach. The minimum sample size is 107 people who comply with the inclusion and exclusion criteria set by the researchers. Based on the research results, it can be concluded that there is a significant relationship between socio-economic status and compliance with treatment of diabetes mellitus patients in Depok City with a p-value = 0.001 < α = 0.05. 
ABSTRAK Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang kronis, diabetes melitus dapat terjadi karena kelebihan berat badan, pola hidup yang kurang sehat, kurang olahraga dan juga faktor genetik. Langkah awal dalam penatalaksanaan diabetes melitus adalah dengan Latihan fisik dan diit yang tepat. Selain itu Kepatuhan pengobatan merupakan faktor yang memengaruhi berhasilnya dalam mengontrol kadar gula darah dalam penanganan diabetes mellitus Pasien dengan penyakit kronis harus mengambil perawatan jangka panjang untuk penyakitnya tersebut (Bowman et al., 2018). Maka dari itu, jika penderita diabetes melitus dengan status ekonomi rendah maka akan kesulitan untuk berobat ke pelayanan kesehatan. penelitian ini dengan tujuan untuk menganalisis hubungan status sosial ekonomi denga kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes melitus di Kota Depok. Desain    penelitian    yang    digunakan pada   penelitian   ini   yaitu   survei   analitik dengan melakukan pendekatan cross sectional. Jumlah  sampel minimal 107  orang yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi dengan kepatuhan pengobatan pasien diabetes melitus di Kota Depok dengan nilai p-value = 0,001 < α = 0,05.
.

Keywords


Diabetes Melitus; Kepatuhan Pengobatan; Status Ekonomi

Full Text:

PDF

References


American Diabetes Association. (2021). ADA standards of diabetes care 2021. In Diabetes Care (Vol. 44, pp. S21–S226).

ADA. (22tfs020). Introduction : Standards of medical care in diabetes-2021. Diabetes Care, 44, 1–2. https://doi.org/10.2337/dc21-Sint

Bulu, A., Wahyuni, T. D., & Sutriningsih, A. (2019). Hubungan Antara Tingkat Kepatuhan Minum Obat Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Ilmiah Keperawatan, 4(1).

Dedefo, M. G., Ejeta, B. M., Wakjira, G. B., Mekonen, G. F., & Labata, B. G. (2019). Self-care practices regarding diabetes among diabetic patients in West Ethiopia. BMC Research Notes, 12(1). https://doi.org/10.1186/s13104-019-4258-4

Dinas Kesehatan Kota Depok. 2023, : Profil Dinas Kesehatan Kota Depok 2023.

Edison, I. P., Yesi Hasneli, & Sri Utami. (2022). Hubungan Status Ekonomi Dengan Perilaku Pencegahan Gangren Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Masa Pandemi Covid-19. Riau Nursing Journal, 1(1). https://doi.org/10.31258/rnj.1.1.155-163

Federation, I. D. (2017). IDF Diabetes Atlas Eighth edition 2017. In International Diabetes Federation. IDF Diabetes Atlas, 8th edn. Brussels, Belgium: International Diabetes Federation, 2017. http://www.diabetesatlas.org. https://doi.org/http://dx.doi. org/10.1016/S0140-6736(16)31679-8.

Ha, J. H., Jin, H., & Park, J. U. (2021). Association between socioeconomic position and diabetic foot ulcer outcomes: a population-based cohort study in South Korea. BMC Public Health, 21(1). https://doi.org/10.1186/s12889-021-11406-3

International Diabetes Federation Diabetes(2021). IDF Atlas 10th edition(10th ed.). Belgium: International federation




DOI: http://dx.doi.org/10.52031/edj.v8i1.752

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Gian Hawara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang
Pajajaran Street Number 1 Pamulang,
South Tangerang City, Banten Province, Indonesia, 15417
Telephone: 021-74716128 / Handphone : 089529263441


Lisensi Creative Commons

Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat by the Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang is distributed under the Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Based on the work at http://openjournal.wdh.ac.id/.