PENGARUH PENDIDIKAN HAND HYGIENE TERHADAP PERILAKU CUCI TANGAN ENAM TAHAP PADA KELUARGA PASIEN DI UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT dr. SITANALA TANGERANG

Gita Ayuningtyas, Nita Ekawati, Rahma Puspitasari

Abstract


Infeksi nosokomial mengacu pada infeksi yang terjadi ketika pasien dirawat di rumah sakit atau fasilitas medis lain, dan infeksi ini tidak tersedia saat masuk. Setiap pasien rumah sakit berisiko terkena infeksi yang didapat di rumah sakit. Keluarga pasien dapat menjadi perantara yang dapat menyebarkan infeksi. Cuci tangan merupakan cara efektif untuk memutus rantai infeksi. Kesalahan untuk melakukan cuci tangan dengan benar dapat dianggap sebagai penyebab utama terjadinya infeksi nosokomial di sarana kesehatan. Pemberian edukasi cuci tangan kepada keluarga pasien harus dilakukan oleh seluruh civitas rumah sakit. Peningkatan pemahaman keluarga pasien tentang cuci tanagn enam tahap dapat berpengaruh terhadap perilaku mencuci tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui impak pendidikan cuci tangan terhadap konduite mencuci tangan enam tahap pada famili pasien. Metode penelitian memakai ancangan kuantitatif dengan memakai pola cross sectional yang dilakukan kepada 198 responden memakai kuesioner dan observasi. Hasil penelitian didapatkan mayoritas usia responden 36-45 tahun (41%), jenis kelamin wanita 110 (56%), pendidikan pada jenjang SMA sebanyak 77 (39%), dan pengalaman terhadap edukasi cuci tangan menyatakan 90% responden pernah terpapar. Dari uji chi-square dapat disimpulkan bahwa pendidikan cuci tangan berpengaruh signifikan terhadap perilaku cuci tangan enam tahap keluarga pasien (p value = 0,046). Saran yang dapat diberikan yaitu perawat perlu meningkatkan pemberian edukasi cuci tangan enam tahap pada keluarga pasien secara konsisten dan berkesinambungan

Keywords


Edukasi; Cuci Tangan; Perilaku; Keluarga Pasien

Full Text:

PDF

References


Abubakar, N. & Nilamsari, N. Pengetahuan dan Sikap Keluarga Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Haji Surabaya terhadap Pencegahan Infeksi Nosokomial. Jurnal Manajemen Kesehatan. 2017: 3(1) 49-61.

Almalki, S. Integrating Quantitative and Qualitative Data in Mixed Methods Research — Challenges and Benefits. Journal of Education and Learning. 2016: 5(3), 288–296.

CDC. National and State Healthcare Associated Infections Progress Report. 2016.

Damanik, S. R., Susilaningsih, F. S., Amrullah, A. A. Kepatuhan Hand Hygiene di Rumah Sakit Immanuel Bandung. Student e-Journal. 2012: 8(2) 1-14.

Depkes. Pedoman Manajerial Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya; 2011.

Dewi, R. R. K. Faktor Determinan Kepatuhan Perawat dalam Melakukan Praktik Cuci Tangan di RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Khatulistiwa. 2017: 4(3), 232–237.

Edwardson, S., & Cairns, C. Nosocomial infections in the ICU. Anaesthesia and Intensive Care Medicine. 2018: 20(1), 14–18.

European Congress of Clinical Microbiology & Infectious Diseases (ECCMID). Clinical Microbiology and Infection; 2020 25(8) 1021-1025.

Firdausy, D.A., Riyanti, E., & Husodo, B.T. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penggunaan Antiseptic Handrub pada Penunggu Pasien Rawat Inap di Bangsal Dahlia Kelas III RSUD Kabupaten Brebes. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2016: 4(5) 56-64.

Iskandar, M. B., & Yanto, A. Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pelaksanaan Cuci Tangan 6 Tahap 5 Momen Keluarga Pasien di Ruang Rawat Inap RS Roemani Semarang. Prosiding Seminar Nasional Mahasiswa Unimus. 2018: Vol. 1. e-ISSN: 2654-766X. 120-128

Jenkins, D. R. (2017). Nosocomial Infections and Infection Control Key Points. 2017: 1–5. doi.org/10.1016/j.mpmed.2017.07.005

Karala, A. Gambaran Pelaksanaan Cuci Tangan Pengunjung di Bangsal Ar Royan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Thesis. 2015.

Kemenkes RI. Pedoman Manajerial Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya. Direktorat

Jenderal Bina Pelayanan Medik. Jakarta; 2013.

Khan, H. A., Baig, F. K., & Mehboob, R. Nosocomial Infections: Epidemiology, Prevention, Control and Surveillance. Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine. 2017: 7(5), 478–482.

Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Panduan Penilaian Survei Akreditasi Rumah Sakit. Jakarta; 2012.

Kooij, D. T. A. M., Lange, A. H. D., Jansen, P. G. W., Kanfer, R., & Dikkers, J. S. E. (2011). Age and work-related motives : Results of a meta-analysis. Journal of Organizational Behavior. 2011 3(2) 197–225.

Mumpuningtias, E.D., Aliftitah, S., & Illiyani. Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Cuci Tangan Menggunakan Handrub pada Keluarga Pasien di Ruang Bedah RSUD Dr. Moh. Anwar Sumenep. Jurnal Keperawatan STIKes Hang Tuah Surabaya. 2017: 12(2) 1176- 1181.

Ng, T. W. H., & Feldman, D. C. Age , work experience , and the psychological contract. Journal of Organizational Behavior. 2009: 1075(March), 1053–1075.

Notoatmodjo, S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta; 2015.

Nursalam. Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. Edisi 4. Jakarta: Salemba Medika; 2017.

Rahmawati, S., & Sofiana, L. Pengaruh Metode Hand Wash terhadap Penurunan Jumlah Angka Kuman pada Perawat Ruang Rawat Inap di RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta. IKAKESMADA; 2017 69–74.

Rikayanti, Kadek, H., Arta, S. K. Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Mencuci Tangan Petugas Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Badung. Artikel Penelitian. Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. 2014.

Sanyati, D., & Santoso, A. Pengaruh Edukasi Cuci Tangan Terhadap Tingkat Pengetahuan Keluarga Pasien di RSUD Ungaran. e-journal Undip. 2015.

Solely, G., Handiyani, H., & Nuraini, T. Peningkatan Pengetahuan dan Kepatuhan Melakukan Kebersihan Tangan melalui Pelatihan dengan Fluorescence Lotion. Jurnal Keperawatan Indonesia. 2015; 18(2), 123–131.

Theresia, S. I. M. Perilaku Mencuci Tangan Pengunjung Rumah Sakit di Rumah Sakit Swasta Yogyakarta. Media Ilmu Kesehatan; 2017 6(3), 213- 217.

World Health Organization. The burden of health care-associated infection world wide. 2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.52031/edj.v5i1.91

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Gita Ayuningtyas, Nita Ekawati, Rahma Puspitasari



Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang
Pajajaran Street Number 1 Pamulang,
South Tangerang City, Banten Province, Indonesia, 15417
Telephone: 021-74716128 / Handphone : 089529263441


Lisensi Creative Commons

Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat by the Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang is distributed under the Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Based on the work at http://openjournal.wdh.ac.id/.