PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR ISPA, STUNTING DAN PENGARUHNYA TERHADAP TUMBUH KEMBANG BALITA DI POSYANDU BELIMBING CIPUTAT KOTA TANGERANG SELATAN
Abstract
ABSTRACT
Background Acute Respiratory Infection (ARI) is one of the contributors to high morbidity and mortality rates, especially in the toddler age group. This disease is contagious, has a wide and serious impact on the community that attacks the respiratory system and can be caused by various types of viruses and bacteria. At the community level, the high prevalence of ARI can have an impact on increasing the economic burden, especially for low-income families. If it is not handled properly in the long term, it will cause serious complications. The Aim The target of this activity is mothers who have toddlers. This Community Service Activity is expected to increase public knowledge and awareness about the urgency of ARI so that the incidence of stunting as one of the impacts of ARI can also decrease. Knowledge about child growth and development is also considered very important to support understanding about preventing ARI and stunting, so it is hoped that the target of this activity can understand and experience increased knowledge. Good knowledge about ARI, growth and development, and stunting allows parents to take appropriate monitoring and prevention measures. This knowledge includes understanding the symptoms, causes, and methods of monitoring and prevention of the disease. The method The method of implementing the activity is in the form of delivering health education directly at the Belimbing Posyandu, Ciputat. The methods used include interactive lectures and in-depth discussion sessions. The target of the activity is also given practice in the form of how to read the Healthy Menu Card graphic in the Maternal and Child Health book. The results This activity was attended by 21 mothers who have toddlers around Posyandu Belimbing, Ciputat. It is known that the majority of respondents have a low educational background. Based on the results of the questionnaire assessment of mother’s knowledge about ISPA, growth and development and stunting, there has been an increase in knowledge between before and after education was given. Suggestion It is necessary to provide interventions in the form of education routinely to reduce cases of ISPA and stunting. Through this activity, it is hoped that mothers who have toddlers can be empowered to prevent ISPA, monitor good growth and development, and prevent stunting. For the institution of STIKes Widya Dharma Husada Tangerang, it can collaborate with the nearest health facilities to follow up on the findings obtained during Community Service .
ABSTRAK
Latar Belakang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyumbang angka morbiditas dan mortalitas yang cukup tinggi, terutama pada kelompok usia balita. Penyakit ini bersifat menular, memiliki dampak yang luas dan serius terhadap masyarakat yang menyerang sistem pernapasan serta dapat disebabkan oleh berbagai jenis virus dan bakteri. Pada tingkat masyarakat, tingginya prevalensi ISPA dapat berdampak pada bertambahnya beban ekonomi, terutama bagi keluarga dengan penghasilan rendah. Apabila dalam jangka panjang panjang tidak ditangani dengan baik maka akan menyebabkan komplikasi serius. Tujuan Kegiatan Sasaran kegiatan ini adalah ibu yang memiliki balita. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang urgensitas ISPA supaya angka kejadian stunting sebagai salah satu dampak dari ISPA juga dapat mengalami penurunan. Pengetahuan tentang tumbuh kembang anak pun dirasa sangat penting untuk menunjang pemahaman mengenai pencegahan ISPA dan stunting, sehingga diharapkan sasaran pada kegiatan ini dapat memahami dan mengalami peningkatan pengetahuan. Pengetahuan yang baik tentang ISPA, tumbuh kembang, dan stunting memungkinkan orang tua untuk mengambil tindakan pemantauan dan pencegahan yang tepat. Pengetahuan ini mencakup pemahaman mengenai gejala, penyebab, dan cara pemantauan serta cara pencegahan penyakit. Metode Pelaksanaan Kegiatan berupa penyampaian edukasi kesehatan secara langsung di Posyandu Belimbing, Ciputat. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif dan sesi diskusi mendalam. Sasaran kegiatan pun diberikan praktik berupa cara membaca grafik Kartu Menuju Sehat (KMS) pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Hasil Kegiatan Kegiatan ini dihadiri oleh 21 ibu yang memiliki balita di sekitar Posyandu Belimbing, Ciputat. Diketahui bahwa mayoritas responden adalah berlatar belakang pendidikan rendah. Berdasarkan hasil penilaian angket tentang pengetahuan ibu mengenai ISPA, tumbuh kembang dan stunting telah terjadi peningkatan pengetahuan antara sebelum dan setelah diberikannya edukasi. Saran Perlu diadakannya penyampaian intervensi berupa edukasi secara rutin untuk menekan kasus ISPA dan stunting. Melalui adanya kegiatan ini, diharapkan Ibu yang memiliki balita dapat berdaya untuk mampu mencegah ISPA, memantau tumbuh kembang yang baik, dan mencegah stunting. Bagi institusi STIKes Widya Dharma Husada Tangerang dapat bekerjasma dengan fasyankes terdekat untuk menindaklanjuti temuan yang didapatkan saat PKM.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anjani, M, D., Nurhayati, S., Immawati. (2024) Penerapan Pendidikan
Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Metro Utara. Jurnal Cendikia Muda. 4(1)
Hasyim, D. I., & Sulistyaningsih, A. (2019). Pemanfaatan Informasi Tentang Balita Usia 12- 59 Bulan pada Buku KIA dengan Kelengkapan
Himawati, E. H., & Fitria, L. (2020). Hubungan Infeksi Saluran Pernapasan Atas dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia di Bawah 5 Tahun di Sampang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 1-5.
Iswandi, Alfinella. Rencana aksi (2023) nasional penanggulangan pneumonia dan diare indonesia 2023-2030, Kementrian Kesehatan
Kemenkes RI. 2018. (2018). Situasi Balita (Stunting) di Pendek Indonesia. Buletin Jendela Data Dan Informasi Kesehatan, 301(5), 1163–1178.
Kementrian Kesehatan RI. 2023. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Dalam Angka. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Kemenkes RI. Jakarta: Kemenkes RI.
Ma’arif, B., Syarifuddin, S., Arisanti, D., Fitria Astari, L., Guhir, A. M., Muslikh, F. A., Najib, L. A., Allam Irfanadi, H., Abada, I., & Saidah, N. L. (2021). Profil Pencegahan dan Peningkatan Kejadian Stunting Pada Balita Di Dusun Precet, Desa Sumber Sekar, Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Journal.Ukrim.Ac.Id, 1, 1–8.
Maro, M. I. (2023). Hubungan Riwayat ISPA Kejadian Stunting Dengan Pada Balita. Media Husada Journal Of Nursing, 4 No. 3, 172-179
Rahayu, S. F., Anggeriyane, E., Mariani, M. Penguatan Stimulasi,
Intervensi Deteksi Dini Upaya Program dan Tumbuh Kembang (SDIDTK) melalui Pemeriksaan Antropometri pada Anak Prasekolah. Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti) 021;2(1):71-5.
Sugiarto., Subakir., Yenni, M., Hapis, A, A., Sapurta, A, M., Rindiani. (2024). Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Infeksi Saluran Pencernaan Akut (ISPA) Masyarakat Di Desa Air Hangat. Jurnal Pengabdian Harapan Ibu. 6(1).
World Health Organization. 2024. Upaya Pencegahan, Surveilans, dan
Penanganan ISPA melalui https://cdn.who.int/media/docs/defaultsource/searo/indonesia/whe
monthly-report/whe-report--june-2024---id.pdf
Yusran, S., Bahar, H., Ekayanti, D., Pahruddin, S, A, H., Salfina. 2024). Penyuluhan ISPA (Insfeksi Pernafasan Masyarakat Akut) Saluran Pada Desa Watunggarandu Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe tahun 2024. Lontar Abdimas, Jurnal Pengabdian
Kepada Masyarakat. 5(1).
DOI: https://doi.org/10.52031/jam.v6i2.1204
Refbacks
- There are currently no refbacks.