PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PENCEGAHAN HIV/AIDS DI KELURAHAN KAMPUNG SAWAH KOTA TANGERANG SELATAN

Siti Novy Romlah, Talitha El Zhafira Hadi, Linda Aprilianingrum, Krisna Siska Septiana

Abstract


                                                       ABSTRACT

Background: HIV/AIDS remains a major global public health problem, with the number of cases continuing to increase annually. According to UNAIDS data (2023), approximately 39.9 million people worldwide were living with HIV, with 1.3 million new cases reported in the same year. In Indonesia, the Ministry of Health (2024) reported that the highest numbers of HIV cases were found in West Java, Central Java, East Java, DKI Jakarta, and Banten. South Tangerang City is among the regions with a relatively high prevalence of HIV/AIDS. Limited knowledge and negative attitudes toward HIV/AIDS prevention within the community are key factors contributing to the rapid spread of the disease. Therefore, effective health education interventions are needed to improve public awareness and preventive behavior. Methods: This Community Service Program (PKM) aimed to improve community knowledge and attitudes toward HIV/AIDS prevention through comprehensive health education in Kampung Sawah Subdistrict, South Tangerang City. The activities were conducted in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The program began with site assessment and coordination with local authorities, followed by interactive health education sessions covering HIV/AIDS, modes of transmission, prevention strategies, and the ABCDE approach (Abstinence, Be faithful, Condom use, No drugs, and Education). Educational methods included presentations, leaflet distribution, and question-and-answer discussions. Participants’ knowledge and attitudes were evaluated using pre-test and post-test questionnaires. Results: A total of 30 participants took part in the PKM activities. The evaluation results demonstrated a significant improvement in participants’ knowledge and attitudes toward HIV/AIDS prevention after the intervention. Most participants were able to correctly identify HIV transmission routes and demonstrate an understanding of preventive behaviors based on the ABCDE principles. Conclusion: Community-based health education is effective in increasing knowledge and fostering positive attitudes toward HIV/AIDS prevention. Continuous and expanded implementation of similar programs involving broader community groups is recommended to support national HIV/AIDS control efforts.

                                                    ABSTRAK

Latar Belakang HIV/AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan global dengan jumlah kasus yang terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data UNAIDS (2023), sebanyak 39,9 juta orang di seluruh dunia hidup dengan HIV dan terdapat 1,3 juta kasus baru pada tahun yang sama. Di Indonesia, laporan Kementerian Kesehatan (2024) menunjukkan lima provinsi dengan jumlah kasus HIV tertinggi yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Banten. Kota Tangerang Selatan termasuk dalam wilayah dengan kasus HIV/AIDS yang cukup tinggi. Rendahnya pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap pencegahan HIV/AIDS menjadi salah satu faktor yang mempercepat penyebaran penyakit ini. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat dalam upaya pencegahan HIV/AIDS melalui edukasi kesehatan yang komprehensif di Kelurahan Kampung Sawah, Kota Tangerang Selatan. Metode Pelaksanaan kegiatan PkM meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan penjajakan lokasi dan koordinasi dengan pihak kelurahan, dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai HIV/AIDS, cara penularan, pencegahan, serta strategi ABCDE (Abstinence, Be faithful, Condom, Drugs no, Education). Edukasi dilakukan secara interaktif menggunakan media presentasi, leaflet, dan sesi tanya jawab. Setelah kegiatan, dilakukan evaluasi pengetahuan peserta melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan PKM diikuti oleh 30 peserta di Kelurahan Kampung Sawah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap positif terhadap pencegahan HIV/AIDS. Sebagian besar peserta mampu menyebutkan cara penularan HIV dan menerapkan langkah pencegahan sesuai prinsip ABCDE. Saran Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak kelompok masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam pengendalian HIV/AIDS.


Keywords


HIV/AIDS, Prevention, Health Education, Knowledge, Attitudes.

Full Text:

PDF

References


Adawiyah, R., Daramatasia, W., & Rufaindah, E. (2024). Hubungan Pola Gaya Hidup (Life Style ) Dengan Kualitas Hidup Orang

Dengan HIV/AIDS (ODHIV) DI KDS JCC+Kabupaten Jombang. 5 (September), 9419–9430.

Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P. W., Munthe, S. A., Hulu, V. T., Budiastutik, I., Faridi, A., Ramdany, R., Fitriani, R. J., Tania, P. O. A., Rahmiati, B. F., Lusiana, S. A., Susilawaty, A., Sianturi, E., & Suryana. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan

Ahmad, S., Hasan, M., Mohammed, G. P., Shahabuddin, M., Tabassum, T., & Allvi, M. W. (2024). IOT Based Pill Reminder and Monitoring System. International Journal for Research in Applied Science and EngineeringTechnology, 12(4), 1278–1281. https://doi.org/10.22214/ijraset.2024.59988

Ana, J., Gobel, F. A., & Arman. (2020). Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Terapi Antiretrovial pada Orang Dengan HIV di Yayasan Peduli Kelompok

Dukungan Sebaya Kota Makassar. Window of Public Health

Journal, 1(3), 241–249. https://doi.org/10.33096/woph.v1i3.85

Anggreni, D. (2022). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan.

Apriliana, F., Suratini, & Suryani. (2024). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Orang Hiv / Aids ( ODHIV ) Di Yayasan Victory Plus Yogyakarta The Relationship Of Family Support And Self-Esteem In

People With Hiv / Aids At The Victory Plus Yogyakarta. 2(September), 882–888.

Asrulla, Risnita, Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan Sampling (Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) dalam Pendekatan Praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320–26332.

Astina. (2023). Hubungan Kepatuhan Minum Obat Antiretroviral Dan

Jumlah CD4 Terhadap Kualitas HIDUP Orang HIV/AIDS Dengan (ODHIV) Wilayah Kerja Di Puskesmas Jumpandang Baru. ATTAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam, VIII(I), 1–19.

Debby, C., Sianturi, S. R., & Susilo, W. H. (2019). Factors Related to

Compliance of ARV Medication in HIV Patients at RSCM Jakarta. Jurnal Keperawatan, 10(1), 15–22. https://doi.org/10.22219/jk.v10i1.5886. Dinkes. (2022). Profil kesehatan dinas kesehatan tahun 2022.

Ttrianingsih, Ersa, C. B., Indriyani, D., & Wirdayanti. (2022). Gambaran Karakteristik Pasien Hiv Di Poli Rawat Jalan Rsud Raden Mattaher Jambi. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 6(2), 164–172. https://doi.org/10.22437/jiituj.v6i2.6131

Giawa, A., Siti Salmaniah Siregar, N., & Ideyani Vita, N. (2022). Stigma Komunikasi Negatif pada Pasien ODHIV (orang dengan HIV dan AIDS) Yayasan Medan Plus di Kota Medan Stigma of Negative Communication on ODHIV Patients (People Whit HIV and AIDS) Yayasan Medan Plus in




DOI: https://doi.org/10.52031/jam.v6i2.1216

Refbacks

  • There are currently no refbacks.