EARLY DETECTION AND HEALTH EDUCATION PROGRAM FOR NON-COMMUNICABLE DISEASES IN THE PRODUCTIVE AGE

Riris Andriati, Safitri Rahayu, Rita Dwi Pratiwi, Siti Novi Romlah, Gina Aulia, Nurwulan Adi Ismaya, Fenita Purnama Sari Indah, Junaida Rahmi, Dewi Fitriani, Sucipto Sucipto, Holidah Holidah, Ratumas Ratih Puspita, Uswatun Hasanah

Abstract


                                                      ABSTRACT

Non-communicable diseases (NCDs), such as obesity, hypertension, and diabetes mellitus, are major public health problems that continue to increase and have a significant impact on the productivity of the working-age population. Low public awareness of early detection causes NCDs to be frequently diagnosed at an advanced stage. This community service activity aimed to conduct NCD screening among the productive-age group as an effort toward early detection and increasing health awareness. The activity was implemented using a promotive and preventive approach through health screening methods, including measurements of blood pressure, body weight, height, waist circumference, body mass index (BMI), and random blood glucose levels. In addition, health education and counseling related to NCD risk factors and prevention were provided. The activity was conducted in collaboration with Pamulang Public Health Center and involved the academic community of STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. A total of 145 productive-age participants took part in the activity, consisting of 35.86% males and 64.13% females. The screening results indicated that some participants had NCD risk factors, particularly elevated blood pressure and excess BMI, although all participants’ blood glucose levels were within normal limits. Most participants also exhibited risky behaviors, such as insufficient physical activity and unhealthy dietary patterns, and had not routinely undergone health check-ups previously. This activity proved effective in increasing participants’ awareness of the importance of early detection and healthy lifestyle behaviors. The NCD screening program is expected to support NCD prevention efforts, improve the health status of the productive-age population, and contribute to the achievement of sustainable health development..

 

                                                   ABSTRAK

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes melitus merupakan masalah kesehatan utama yang terus meningkat dan berdampak terhadap produktivitas penduduk usia produktif. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini menyebabkan PTM sering terdiagnosis pada tahap lanjut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining PTM pada kelompok usia produktif sebagai upaya deteksi dini dan peningkatan kesadaran kesehatan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan promotif dan preventif dengan metode skrining kesehatan yang meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar perut, indeks massa tubuh (IMT), serta pemeriksaan gula darah sewaktu. Selain itu, diberikan edukasi dan konseling kesehatan terkait faktor risiko dan pencegahan PTM. Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Pamulang dan melibatkan civitas akademika STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. Sebanyak 145 peserta usia produktif mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 35,86% laki-laki dan 64,13% perempuan. Hasil skrining menunjukkan adanya peserta dengan faktor risiko PTM, terutama peningkatan tekanan darah dan IMT berlebih, meskipun kadar gula darah seluruh peserta masih dalam batas normal. Sebagian besar peserta juga memiliki perilaku berisiko seperti kurang aktivitas fisik dan pola konsumsi tidak sehat, serta belum rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sebelumnya. Kegiatan ini terbukti meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya deteksi dini dan perilaku hidup sehat. Program skrining PTM ini diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan PTM, meningkatkan kualitas kesehatan usia produktif, serta berkontribusi terhadap pencapaian pembangunan kesehatan berkelanjutan.

 



Keywords


Non-Communicable Diseases; Health Screening; Productive Age; Early Detection; Community Service

Full Text:

PDF

References


Alifariki, L. O. (2015). Analisis faktor determinan proksi Kejadian hipertensi di poliklinik interna BLUD RSU Provinsi Sulawesi Tenggara. Medula; Jurnal Kedokteran, 3(1), 214-223.

Kemenkes RI. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kemenkes RI. 2019. Buku Pedoman Manajemen Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta, Indonesia.

La Ode Alifariki, S. K. (2020). Epidemiologi Hipertensi: Sebuah Tinjauan Berbasis Riset. Penerbit LeutikaPrio.

Pobas, S., Sary, D. A., Hapsari, F. D., & Wuladari, W. K. (2025). EDUKASI TENTANG PENTINGNYA SKRINING DAN KONTROL RUTIN TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA USIA PRODUKTIF. BESIRU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 293-300.

Rafidah, A et al. (2021). Analisis Faktor Risiko Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di Rsud Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Analisis Faktor Risiko Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di Rsud Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Nursing Care and Health Technology Journal. 1(1),1-10.

Riskesdas. (2013). Laporan Riset Kesehatan Dasar. Indonesia.

Siagian, H.J, Alifariki, L.O, T. (2021). Karakteristik Merokok Dan Tekanan Darah Pada Pria Usia 30- 65 Tahun: Cross SectionalStudy. Jurnal Kesehatan Komunitas, 7(1), 106-109.

Sudayasa, I. P., et al. (2020). Determinant juvenile blood pressure factors in coastal areas of Sampara district in Southeast Sulawesi. Enfermeria Clinica, 30(Supplement 2), 585-588.

Sugiarti, M., Musiana, M., & Nurminha, N. (2024). Penyuluhan Dan Skrinning Pencegahan Penyakit Tidak Menular (Diabetes, Hipertensi Dan Asam Urat). Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 5(2), 154-159.

Wijaya, N. I. S. (2021). Hubungan Pengetahuan dengan Motivasi dalam Mencegah Terjadinya Komplikasi Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Samata. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 1(1).

WHO. (2025). Non Communicable Disease Country Profiles 2018. World Health Organization.

WHO. 2018. Global Health Estimates 2016: Deaths by Cause, Age, Sex, by Country and by Region, 2000- 2016. Geneva: World Health Organization

Yarmaliza, Y., & Zakiyuddin, Z. (2019). Pencegahan Dini terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui GERMAS. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 2(3), 93–100.




DOI: https://doi.org/10.52031/jam.v6i2.1243

Refbacks

  • There are currently no refbacks.