HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI DENGAN PERILAKU TIDAK AMAN PADA PEKERJA INSTALASI FIRE EQUIPMENT DAN DUCTING AC PEMBANGUNAN HOTEL DI PT X

Lailatul Qomariyah, Audiyanti Sumarni, Ikhwan Abrori, Muhammad Zulfikar Adha

Abstract


                                                     ABSTRACT

Workplace accidents remain a major problem in the high-risk construction sector, particularly those caused by unsafe behavior. Unsafe behavior is defined as worker actions that do not comply with safe work procedures and can increase the risk of workplace accidents. Predisposing factors such as age, education level, knowledge, attitude, and length of service are thought to play a role in the development of unsafe behavior. This study aims to determine the description and relationship of predisposing factors with unsafe behavior among fire equipment and AC ducting installation workers in hotel construction at PT X, Central Jakarta.
This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. The population in this study were all fire equipment and AC ducting installation workers, with a sample of 50 respondents taken using a total sampling technique. Data were collected through a structured questionnaire and analyzed univariately and bivariately using appropriate statistical tests. The results showed that some workers still engage in unsafe behavior. Bivariate analysis showed that education level and attitude had a significant relationship with unsafe behavior. Workers with low education levels and poor attitudes tended to commit unsafe acts more frequently. Meanwhile, age, knowledge, and length of service did not show a significant relationship with unsafe behavior.

 

                                                      ABSTRAK

Kecelakaan kerja masih menjadi permasalahan utama pada sektor konstruksi yang memiliki tingkat risiko tinggi, terutama yang disebabkan oleh perilaku tidak aman (Unsafe Action). Perilaku tidak aman merupakan tindakan pekerja yang tidak sesuai dengan prosedur kerja aman dan dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan kerja. Faktor predisposisi seperti usia, tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap, dan masa kerja diduga berperan dalam terbentuknya perilaku tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan hubungan faktor predisposisi dengan perilaku tidak aman pada pekerja instalasi fire equipment dan ducting AC pembangunan hotel di PT X Kota Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja instalasi fire equipment dan ducting AC, dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian pekerja masih melakukan perilaku tidak aman. Analisis bivariat menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan sikap memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku tidak aman. Pekerja dengan tingkat pendidikan rendah dan sikap kurang baik cenderung lebih sering melakukan Unsafe Action. Sementara itu, usia, pengetahuan, dan


Full Text:

PDF

References


Abdillah. (2023). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Jakarta: Penerbit Kesehatan Kerja.

Akbar, M. F. S., Fauziah, M., & Dihartawan, D. (2022). Hubungan pengetahuan dan pengawasan dengan perilaku tidak aman (Unsafe Action) pada pekerja konstruksi. Jurnal Kesehatan, 15(1), 45–54.

Arthayuda. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku tidak aman pada pekerja konstruksi. Jurnal Keselamatan Kerja, 6(2), 78–86.

BPJS Ketenagakerjaan. (2024). Data Klaim Jaminan Kecelakaan Kerja. Jakarta: BPJS Ketenagakerjaan.

Heinrich, H. W. (1980). Industrial Accident Prevention: A Scientific Approach. New York: McGraw-Hill.

International Labour Organization. (2018). Safety and Health at the Heart of the Future of Work. Geneva: ILO.

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2023). Data Prioritas Ketenagakerjaan SDI 2023. Jakarta: Kemnaker RI.

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2024). Kasus Kecelakaan Kerja Tahun 2024. Jakarta: Kemnaker RI.

Larasatie, A., Fauziah, M., Dihartawan, D., Herdiansyah, D., & Ernyasih, E. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (Unsafe Action) pada pekerja produksi PT X. Environmental Occupational Health and Safety Journal, 2(2), 133–146.

Monalisa, U., Prakoso, A., & Setiawan, R. (2022). Perilaku tidak aman sebagai penyebab kecelakaan kerja pada sektor konstruksi. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(10), 3121–3130.

Prakoso, A. (2022). Faktor predisposisi, pemungkin, dan penguat terhadap perilaku tidak aman pada pekerja konstruksi. Jurnal Kesehatan Kerja, 5(2), 45–56.

Ridasta. (2020). Kecelakaan kerja menurut International Labour Organization (ILO). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 12–20.

Setiyaningsih. (2025). Hubungan sikap pekerja dengan perilaku tidak aman pada proyek konstruksi. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 9(1), 33–41.

Wuni. (2022). Analisis perilaku tidak aman berdasarkan teori domino Heinrich. Jurnal Keselamatan Kerja, 7(1), 22–30.




DOI: https://doi.org/10.52031/map.v5i2.1238

Refbacks

  • There are currently no refbacks.