Efektivitas Air Rebusan Cinnamomum burmannii dan Syzygium polyanthum terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Mellitus
Abstract
ABSTRAK
Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik jangka panjang yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat gangguan fungsi insulin dan memerlukan penatalaksanaan yang komprehensif. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan tanaman herbal seperti Cinnamomum burmannii (kayu manis) dan Syzygium polyanthum (daun salam). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan kedua bahan tersebut terhadap penurunan kadar gula darah. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Responden dalam penelitian ini berjumlah 50 orang. Karakteristik responden menunjukkan mayoritas berjenis kelamin perempuan (90%), berada pada usia 46–55 tahun (34%), berpendidikan terakhir Sekolah Dasar (32%), dan berstatus sebagai ibu rumah tangga (60%). Intervensi diberikan selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata kadar gula darah dari sebelum ke sesudah intervensi, yang mengindikasikan bahwa pemberian air rebusan Cinnamomum burmannii dan Syzygium polyanthum efektif dalam menurunkan kadar gula darah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi herbal berupa rebusan kayu manis (Cinnamomum burmannii) dan daun salam (Syzygium polyanthum) dapat digunakan sebagai alternatif terapi komplementer dalam pengelolaan diabetes mellitus. Implikasi bagi praktik keperawatan adalah perlunya peran perawat dalam memberikan edukasi, pemantauan, serta integrasi terapi komplementer dalam asuhan keperawatan secara holistik.
ABSTRACT
Diabetes mellitus is a long-term metabolic disorder characterized by increased blood glucose levels due to impaired insulin function and requires comprehensive management. One of the non-pharmacological approaches that can be utilized is the use of herbal plants such as Cinnamomum burmannii and Syzygium polyanthum. This study aimed to determine the effectiveness of boiled water from these herbs in reducing blood glucose levels. This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. A total of 50 respondents participated in this study. The majority of respondents were female (90%), aged 46–55 years (34%), had elementary school education (32%), and were housewives (60%). The intervention was administered for 14 days. The results showed a decrease in the average blood glucose levels after the intervention, indicating that the administration of boiled water of Cinnamomum burmannii and Syzygium polyanthum is effective in reducing blood glucose levels. In conclusion, this herbal therapy can be used as an alternative complementary treatment in managing diabetes mellitus. The implication for nursing practice is the important role of nurses in providing education, monitoring, and integrating complementary therapies into holistic nursing care.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustia, D. Marpaung, S, S, M. & Lubis, D, A. (2025). Effects of cinnamon extract on
blood sugar levels of type 2 diabetes mellitus patients: Randomized Controlled Trial
(RCT). http://dx.doi.org/10.30867/action.v10i2.2261
Chang, H,Y. Mao, P, L. & Huang, C, Y. (2023). Nurse-led shared decision-making on complementary therapy use by patients with diabetes: A participatory action research. Journal of Clinical Nursing, 32(17–18),
–6321. https://doi.org/10.1111/jocn.16718
IDF Diabetes Atlas: Global, regional and country-level diabetes prevalence estimates for 2021 and projections for 2045. (2022).
https://doi.org/10.1016/j.diabres.2021.109119
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI)
https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/
Kristanti, H. & Angraeni, D, N. (2025). Khasiat Teh Daun Salam dan Kayu Manis Sebagai Penurun Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus. https://doi.org/10.33627/oz.v14i1.3208
Mufida, i. Qodir, A. & Wulandari, T, A. (2024). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Acak Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Di Puskesmas Dinoyo. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i3.33444
Rachmawati, D. et al. (2024). Diabetes prevalence in Indonesia based on Riskesdas 2018. Journal of Public Health Research. https://doi.org/10.33394/jollt.v12i1.8976
Sari, D, P. Lestari, R. & Handayani, S. (2022). The effect of bay leaf decoction on blood glucose levels in patients with type 2 diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(2), 123–130. https://doi.org/10.7454/jki.v25i2.567
Sri, Hartini. (2023). Efektivitas Rebusan Daun Salam (Syzygium Polyanthum) Dan Kayu Manis (Cinnamomum Verum) Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Tingkat Iii Brawijaya Surabaya. http://repository.unusa.ac.id/11400/
Risa, M, M. (2022). Mekanisme ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) sebagai antidiabetes melalui aktivitas antioksidan. https://doi.org/10.46799/jhs.v3i2.421
Sari, N, A & Nurhayati, C. (2021). The Relationship Between Self-Management And Quality Of Life Among Patients With Type 2 Diabetes Mellitus. Nurse and Health Jurnal Keperawatan. https://doi.org/10.36720/nhjk.v10i2.300
Sari, N., Winahyu, A, D., Dumaika, D., & Azizah, N, N., (2024). Pengaruh Kayu Manis (Cinnamomun cassia) terhadap Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. https://doi.org/10.32763/j0ekqz45
World Health Organization. (2023). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes
Refbacks
- There are currently no refbacks.