UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT KAYU MANIS (Cinnamomum burmanii) DENGAN METODE DILUSI CAIR DAN RESAZURIN TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Klebsiella pneumonia

Intan Tsamrotul Fu’adah

Abstract


Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan bawah yang menjadi penyebab kematian utama pada anak di dunia. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2017, penyakit ini menyebabkan lebih dari 808.000 kematian pada anak di bawah usia lima tahun. Salah satu bakteri penyebab pneumonia adalah Klebsiella pneumoniae, bakteri gram negatif yang dilaporkan resisten terhadap antibiotik lini utama seperti sefalosporin generasi ketiga, karbapenem, dan aminoglikosida. Resistensi ini mendorong pencarian alternatif pengobatan, salah satunya dengan memanfaatkan bahan alam seperti kayu manis (Cinnamomum burmannii), yang diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit kayu manis terhadap Klebsiella pneumoniae. Metode penelitian meliputi tahapan ekstraksi, uji skrining fitokimia, dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode dilusi cair dan resazurin. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol kulit kayu manis mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Uji dilusi cair menunjukkan kejernihan pada konsentrasi 25%, 50% dan 70%. Sedangkan pada uji resazurin menunjukkan hasil pada konsentrasi 10%, 25%, 50% dan 70% berturut-turut persen inhibisi sebesar 5,115%; 5,693%; 59,15%; dan 94,31%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii) memiliki nilai KHM pada konsentrasi 25% dan nilai persen inhibisi tertinggi sebesar 94,31% pada konsentrasi 70%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae.

Keywords


Cinnamomum burmannii; Antibakteri; Klebsiella pneumoniae; KHM; Metode Resazurin

References


Asyari, J., 2025. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada Balita. Jurnal Keperawatan 13, 85–93.

Han, J.H., Lapp, Z., Bushman, F., Lautenbach, E., Goldstein, E.J.C., Mattei, L., Hofstaedter, C.E., Kim, D., Nachamkin, I., Garrigan, C., Jain, T., Bilker, W., Wolford, H.M., Slayton, R.B., Wise, J., Tolomeo, P., Snitkin, E.S., 2019. Whole-Genome Sequencing To Identify Drivers of Carbapenem-Resistant Klebsiella pneumoniae Transmission within and between Regional Long-Term Acute-Care Hospitals. Antimicrob Agents Chemother 63, 1–12. https://doi.org/10.1128/AAC

Intan, K., Diani, A., Nurul, A.S.R., 2021a. Aktivitas Antibakteri Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus. Jurnal Kesehatan Perintis 8, 121–127.

Intan, K., Diani, A., Nurul, A.S.R., 2021b. Aktivitas Antibakteri Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal) 8, 121–127. https://doi.org/10.33653/jkp.v8i2.679

Kemenkes RI, 2023. Mengenal Apa Itu Pneumonia. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Maslahah, N., Nurhayati, H., 2023. KANDUNGAN SENYAWA BIOAKTIF DAN KEGUNAAN TANAMAN KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii). Warta BSIP Perkebunan 1, 5–7.

Moniung, P., Singkoh, M.F.O., Butarbutar, R.R., Biologi, P.S., Bioaktif, S., Alami, A., 2022. Potensi Alga Halymenia durvillei Sebagai Sumber Antioksidan Alami 12, 39–45.

Pramesthi, D.E., Setiawati, Y., Koendhori, E.B., 2020. Comparison of Aloe vera leaves ethanol extract effect against Escherichia coli ESBL and Klebsiella pneumoniae ESBL. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala 20, 89–92. https://doi.org/10.24815/jks.v20i2.18502

Putu Yetty Nugraha, Eko Sri Yuni Astuti, Ni Putu Tania Nadyanti Tunggadewi, 2021. Effectiveness of cinnamon (Cinnamomum burmannii) extract against Streptococcus mutans in children’s dental caries. Makassar Dental Journal 10, 163–170. https://doi.org/10.35856/mdj.v10i2.430

Ramadhani, M.A., Nadifah, S.D., Putri, N.A., Sulastri, 2024. Antibactery Activity Test Of Various Plants Herbs Againts Staphylococcus epidermidis. Generics : Journal of Research in Pharmacy 4, 65–76.

Riskesdas, 2018. Prevalensi Pneumonia. Riset Kesehatan Dasar.

Santoso, I., Rostinawati, T., 2022. REVIEW ARTIKEL: PERKEMBANGAN RESISTENSI ANTIBIOTIK MEROPENEM TERHADAP BAKTERI Pseudomonas Aeruginosa, Acinetobacter Baumannnii, SERTA Klebsiella Pneumoniae DI INDONESIA. Farmaka 20, 123–134.

Senduk, T.W., Montolalu, L.A.D.Y., Dotulong, V., 2020. The rendement of boiled water extract of mature leaves of mangrove Sonneratia alba). Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis 11, 9–15.

Situmeang, B., Ilham, I., Ibrahim, A.M., Amin, F., Mahardika, M., Bialangi, N., Musa, W.J.A., 2022. AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI DARI FRAKSI EKSTRAK METANOL KULIT BATANG KESAMBI (Shleichera Oleosa). Jurnal Kimia 16, 53. https://doi.org/10.24843/jchem.2022.v16.i01.p07

Veridiana, N.N., Octaviani, O., Nurjana, M.A., 2021. Faktor Internal dan Eksternal Kejadian Pneumonia pada Anak Bawah Dua Tahun di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan 49, 145–154. https://doi.org/10.22435/bpk.v49i3.4802

Waris, M.A.A., Tri Ambarwanto, S., 2024. Potensi Antibakteri Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmanni Blume) Terhadap Staphylococcus aureus. Journal Syifa Sciences and Clinical Research 6. https://doi.org/10.37311/jsscr.v6i3.28586

WHO, 2024. Pneumonia. World Health Organization.




DOI: https://doi.org/10.52031/phrase.v6i1.1186

Refbacks

  • There are currently no refbacks.