HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI DIARE PADA ANAK DI WILAYAH RW 002 KELURAHAN PETOGONGAN KECAMATAN KEBAYORAN BARU KOTA JAKARTA SELATAN
Abstract
ABSTRAK
Diare adalah penyakit yang ditandai dengan pengeluaran tinja yang tidak normal berupa peningkatan volume, keenceran, serta frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali sehari. Menurut WHO, diare merupakan penyakit yang menyebabkan kematian terbanyak pada anak. Swamedikasi adalah pengobatan sendiri semua penyakit yang tergolong ringan mulai dari gejala sampai dengan pemilihan obat-obatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara pengetahuan ibu mengenai diare pada anak dengan perilaku ibu terhadap swamedikasi diare pada anak di Wilayah RW 002 Kelurahan Petogogan Kecamatan Kebayoran Baru Kota Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu mengenai diare pada anak dalam kategori baik sebanyak 119 responden (84,40%), pengetahuan ibu mengenai swamedikasi diare pada anak dalam kategori baik sebanyak 84 responden (59,57%), perilaku ibu mengenai swamedikasi diare pada anak dalam kategori cukup sebanyak 102 responden (72,34%). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang berarti pada tingkat pengetahuan ibu mengenai diare pada anak dan perilaku ibu terhadap swamedikasi diare pada anak dengan nilai uji spearman’s 0,123. Saran diharapkan ibu dapat meningkatkan perilaku swamedikasi diare dengan baik, sehingga ketika anak terkena diare dapat ditangani dengan tepat.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)DOI: https://doi.org/10.52031/phrase.v6i1.1254
Refbacks
- There are currently no refbacks.
