PENGARUH EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber officinale Var. Rubrum TERHADAP KADAR KOLETSEROL PADA MENCIT PUTIH JANTAN

Humaira Fadhilah, Bheta Sari Dewi, Sheila Meitania Utami

Abstract


Hiperkolesterol merupakan faktor risiko utama penyakit jantung dan pembuluh darah. Penggunaan statin sebagai terapi konvensional memiliki keterbatasan karena efek samping dan biaya. Oleh karena itu, alternatif bahan alam seperti jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) yang mengandung flavonoid dan gingerol dengan aktivitas antioksidan dan hipolipidemik menjadi perhatian. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh ekstrak jahe merah terhadap kadar kolesterol pada mencit putih jantan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) terhadap kadar kolesterol total pada mencit putih jantan. Penelitian menggunakan 18 ekor mencit putih jantan yang dibagi menjadi 6 kelompok: kontrol negatif, kontrol positif, control pembanding (simvastatin), dan tiga kelompok perlakuan dengan dosis ekstrak jahe merah 1000, 1500, dan 2000 mg/kgBB. Induksi hiperkolesterol dilakukan dengan pakan lemak tinggi dan PTU. Ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Hasil uji fitokimia menunjukkan kandungan flavonoid dan alkaloid. Hasil menunjukkan penurunan kadar kolesterol signifikan pada kelompok perlakuan dibanding kelompok positif. Kesimpulan: ekstrak jahe merah efektif menurunkan kadar kolesterol, terutama pada dosis 1000 mg/kgBB dan 1500 mg/kgBB.


Keywords


Jahe merah; Kolesterol; Mencit; Flavonoid; Hiperkolesterol

Full Text:

PDF

References


Agriculture, U. S. D. o. (2019). U.S. Department of Agriculture Food Data Central: Beef, Fat, Raw. U.S. Department of Agriculture.

Bulfiah, D. (2021). Aktivitas antihiperkolesterolemia ekstrak etanol jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) terhadap tikus putih jantan hiperkolesterolemia. Jurnal Farmasi dan Sains, 6(2), 45–52

Hilman, A., Rahmawati, D., & Utami, S. (2020). Efektivitas ekstrak jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) terhadap profil lipid pada mencit hiperlipidemia. Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia, 8(3), 112–118.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Farmakope Herbal Indonesia (Edisi II). Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan.

Melinda, D. (2020). Pengaruh diet tinggi lemak terhadap kondisi makroskopik organ hati dan ginjal tikus putih (Rattus norvegicus). Jurnal Biomedika dan Kesehatan, 3(2), 67–73.

Mu’nisa, N., Khaerani, R., & Aini, F. (2022). Pengaruh ekstrak etanol jahe merah terhadap kadar kolesterol total mencit jantan galur DDY. Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 9(1), 55–61.

Nasrullah, A., Ruliansyah, A., & Hidayat, R. (2018). Uji toksisitas subkronik ekstrak etanol daun melinjo terhadap fungsi hati dan ginjal mencit. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 5(4), 204–210.

Ruliansyah, A. (2024). Evaluasi toksisitas akut ekstrak tanaman herbal terhadap organ vital mencit (Mus musculus). Jurnal Farmasi Eksperimental, 10(1), 15–21.

Sasmita, P., Nursari, L., & Dewi, A. (2023). Pengaruh propylthiouracil terhadap kadar lipid dan fungsi hati pada model hiperlipidemia hewan coba. Jurnal Kedokteran dan Bioteknologi, 7(1), 88–95.

Siti Masruroh, & Restuti, D. A. (2023). Pengaruh konsumsi kuning telur puyuh terhadap peningkatan kadar kolesterol total pada tikus Wistar. Jurnal Gizi dan Pangan, 12(2), 97–104.

Zhang, Y., Chen, W., & Liu, H. (2022). Phytochemical variation and lipid-lowering effect of Zingiber officinale var. rubrum extracts in hyperlipidemic rats. Journal of Ethnopharmacology, 295, 115392. https://doi.org/10.1016/j.jep.2022.115392




DOI: https://doi.org/10.52031/phrase.v6i1.1299

Refbacks

  • There are currently no refbacks.