HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN BURNOUT SYNDROME PADA PERAWAT DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT (ICU) DAN INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSUD dr. DRADJAT PRAWIRANEGARA KABUPATEN SERANG

Agnes Defvi Romayanti, Mita Widya Ningrum, Susi Dewiasih, Sutini Sutini

Abstract


Beban kerja yang tinggi pada perawat, khususnya di ruang perawatan kritis seperti Intensive Care Unit (ICU) dan Instalasi Gawat Darurat (IGD), berpotensi menimbulkan burnout syndrome yang dapat berdampak pada kualitas pelayanan keperawatan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di ruang ICU dan IGD RSUD dr. Dradjat Prawiranegara Kab.Serang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 75 perawat yang bekerja di ruang ICU dan IGD, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Beban kerja diukur menggunakan kuesioner beban kerja adaptasi Nursalam (2017) dan NASA-Task Load Index (NASA-TLX), sedangkan burnout syndrome diukur menggunakan kuesioner Maslach Burnout Inventory (MBI). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Mann-Whitney, Independent Samples t-test, dan Spearman Rank. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa beban kerja perawat berada pada kategori sedang (40,0%), sedangkan berdasarkan pengukuran NASA-TLX hampir setengahnya berada pada kategori sangat tinggi (46,7%). Burnout syndrome pada perawat sebagian besar berada pada kategori rendah (53,3%) hingga sedang (41,3%). Hasil uji bivariat menunjukkan tidak terdapat perbedaan beban kerja antara perawat ICU dan IGD p-value = 0,369 (p > 0,05), namun terdapat perbedaan signifikan beban kerja berdasarkan NASA- TLX antara perawat ICU dan IGD p-value < 0,001(p < 0,05). Tidak terdapat perbedaan burnout syndrome antara perawat ICU dan IGD p-value = 0,642 (p > 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat ICU dan IGD, p-value < 0,001(p < 0,05) dengan nilai korelasi 0,539, dan berdasarkan pengukuran NASA-TLX p-value 0,020 (p < 0,05) dengan nilai korelasi 0,267. Simpulan: semakin tinggi beban kerja perawat, semakin tinggi risiko terjadinya burnout syndrome. Diharapkan pihak rumah sakit dapat melakukan pengelolaan beban kerja secara optimal untuk mencegah terjadinya burnout pada perawat, khususnya di ruang ICU dan IGD.


Keywords


Beban kerja; burnout syndrome; perawat ICU; IGD

Full Text:

PDF

References


Akbar, R., Sukmawati, U. S., & Katsirin, K. (2024). Analisis Data Penelitian Kuantitatif. Jurnal Pelita Nusantara, 1(3), 430–448. https://doi.org/10.59996/jurnalpelitanusantara.v1i3.350

Alam, R. (2022). Kelelahan Kerja (Burnout). Penerbit Kampus, 01, 1–322. Alpian, N., Zulfikar, I., & Wahyuni, S. (2024). Hubungan Beban Kerja Terhadap

Stress Kerja Pada Perawat Ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah DR Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. 10(1), 143–149.

Budiawan, L. N., Rachman, L., & Anisa, R. (2023). Dampak Beban Kerja Terhadap Stabilitas Emosi Dan Burnout Pada Perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), Dan Rawat Inap. Journal of Community Medicine, 11(1), 1–9.

Edú‐valsania, S., Laguía, A., & Moriano, J. A. (2022). Burnout: A Review of Theory and Measurement. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(3). https://doi.org/10.3390/ijerph19031780

Esi Rosita, Wahyu Hidayat, W. Y. (2021). Uji validitas dan reliabilitas kuesioner perilaku prososial. 4(4), 279–284.

Fatimah Wahab Aliun, Erlin Ifadah, S. N. (2024). KEPERAWATAN GAWAT DARURAT (Teori, Manajemen & Penerepan) (Vol. 2).

Getie, A., Ayenew, T., Amlak, B. T., Gedfew, M., Edmealem, A., & Kebede, W.

M. (2025). Global prevalence and contributing factors of nurse burnout: an umbrella review of systematic review and meta-analysis. BMC Nursing, 24(1). https://doi.org/10.1186/s12912-025-03266-8

Ggreni, D. (2022). Penerbit STIKes Majapahit Mojokerto buku ajar Metodologi Penelitian Kesehatan.

Gulo, A. S.., Sigalingging, V. Y.., & Simanullang, M. S. (2025). Analisa Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Burnout Pada Perawat IGD Di Rsup Haji Adam Malik Medan. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 5(1), 4148–204167.

Gündüz, E. S., & Öztürk, N. K. (2025). Mental workload as a predictor of burnout in intensive care nurses. Nursing in Critical Care, 30(2), 1–9. https://doi.org/10.1111/nicc.13173

Hartati. (2020). Laporan Pendahuluan Konsep Dasar IGD.

Hidayat, L. O., Nurmagandi, B., & Wabula, I. (2025). Penanganan Burnout Syndrome Perawat Melalui Pelatihan Perbaikan Strategi Koping Adaptasi Di RSUD Majene. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 186–192. https://doi.org/10.53770/amjpm.v4i2.439

Juanamasta, I. G., Aungsuroch, Y., Gunawan, J., Dino, M. J., & Polsook, R. (2024). Prevalence of burnout and its determinants among Indonesian nurses: a multicentre study. Scientific Reports, 14(1), 1–9. https://doi.org/10.1038/s41598-024-63550-6

Kemala Rahayu Syafwan, M., Afnuhazi, R., & Miswarti. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar Kelas VI SDN 20 Indarung Padang. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 7(November), 46–60. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id

Linda Permatasari, Wahyuningsih Safitri, D. S. (2023). Hubungan Beban Kerja Mental dengan Burnout Perawat di Ruang IGD Rumah Sakit UNS. 6(1), 81– 92.

Maslach, C., & Jackson, S. E. (1981). Maslach Burnout Inventory Manual (2nd ed.). Palo Alto, CA: Consulting Psychologists Press. https://different.hr/wpcontent/uploads/2020/05/Maslach-Burnout-Inventory- MBI.pdf

Masniar, M., Histiarini, A. R., & Pangestu, D. A. B. (2022). Analisa Beban Kerja Mental Menggunakan Metode Nasa-Tlx Pada Bagian Operator. Metode : Jurnal Teknik Industri, 8(1), 11–20. https://doi.org/10.33506/mt.v8i1.1695

Maulia, N., Agustin, W. R., & Listrikawati, M. (2021). Gambaran Burnout Syndrome Perawat IGD pada masa pandemi covid-19 di RSUD DR. MOEWARDI. Journal of Nursing and Health, 5(2), 54.

Muhamad Afifudin, M. S. (2024). Scientica Jurnal Ilmiah Sain dan Teknologi Pengolahan Data. 2, 163–175.

Nasirizad Moghadam, K., Chehrzad, M. M., Reza Masouleh, S., Maleki, M., Mardani, A., Atharyan, S., & Harding, C. (2021). Nursing physical workload and mental workload in intensive care units: Are they related? Nursing Open, 8(4), 1625–1633. https://doi.org/10.1002/nop2.785

Nursalam. (2017). Kuesioner Beban Kerja (Workload Questionnaire). Diunduh https://id.scribd.com/document/714282836/Kuesioner-Beban- KerjaNursalam-2017

Ozturk, Y. E. (2020). A theoretical review of burnout syndrome and perspectives on burnout models. Bussecon Review of Social Sciences (2687-2285), 2(4), 26–35. https://doi.org/10.36096/brss.v2i4.235

Pebianti, R., Nur’aeni, A., & Yulianita, H. (2025). Burnout Syndrome pada Perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit X di Jawa Barat: Cross Sectional Study. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(5), 3295–3305. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i5.1622

Wahyuni, L. (2024). Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat Di Kota Lhokseumawe. Jurnal Assyifa Ilmu Keperawatan Islami, 9(1), 39–45. https://doi.org/10.54460/jifa.v9i1.88

Widhiastuti, A. (2021). hubungan antara beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat kamar operasi RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro. Kemampuan Koneksi Matematis (Tinjauan Terhadap Pendekatan Pembelajaran Savi), 53(9), 1689–1699.

Widiyanti Nurjannah, Febriana Muchtar, I. A. P. (2023). Perawat di Ruang IGD dan ICU BLUD RS Benyamin Guluh. 2(September), 62–71.

World Health Organization. (2019, May 28). Burn-out an occupational phenomenon: International Classification of Diseases. World Health Organization. https://www.who.int/news/item/28-05-2019-burn-out-




DOI: https://doi.org/10.52031/edj.v10i1.1253

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Agnes Defvi Romayanti, Mita Widya Ningrum, Susi Dewiasih, Sutini Sutini

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang
Pajajaran Street Number 1 Pamulang,
South Tangerang City, Banten Province, Indonesia, 15417
Telephone: 021-74716128 / Handphone : 089529263441


Lisensi Creative Commons

Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat by the Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang is distributed under the Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Based on the work at http://openjournal.wdh.ac.id/.