PERAN PICTORIAL HEALTH WARNING, DAN FAKTOR LAINNYA SEBAGAI DETERMINAN INTENSI BERHENTI MEROKOK PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Abstract
ABSTRACT
In 2023, adolescents aged 15–19 years represented one of the groups with a high smoking prevalence in Indonesia, reaching 56.5%. In West Java, the smoking prevalence among individuals aged ≥15 years was 32.98%. Although cigarette packages have included pictorial health warnings, adolescents’ intention to quit smoking remains low. A preliminary study conducted at Al-Basyariah Vocational High School in Bogor showed that among 10 student smokers, only 20% had a high intention to quit smoking. This study aimed to analyze the relationship between perceptions of pictorial health warnings, self-efficacy, and peer conformity with smoking cessation intention among vocational high school students. This research used an analytical quantitative approach with a cross-sectional design. The study population consisted of all male smoking students in grades X and XI at Al-Basyariah Vocational High School, Bogor, with a total sample of 85 respondents selected using a total sampling technique. The results showed significant relationships between perceptions of pictorial health warnings (p=0.000), self-efficacy (p=0.000), and peer conformity (p=0.000) with smoking cessation intention among students. These findings indicate that perceptions of pictorial health warnings, self-efficacy, and peer conformity play important roles in shaping adolescents’ intention to quit smoking. The results of this study are expected to serve as a basis for developing school policies that support smoke-free environments and strengthening health promotion programs for adolescents.
ABSTRAK
Pada tahun 2023, remaja usia 15–19 tahun merupakan salah satu kelompok dengan prevalensi perokok yang tinggi di Indonesia, yaitu sebesar 56,5%. Di Jawa Barat, prevalensi merokok pada penduduk usia ≥15 tahun mencapai 32,98%. Meskipun kemasan rokok telah dilengkapi dengan pictorial health warning, intensi berhenti merokok pada remaja masih tergolong rendah. Studi pendahuluan di SMK Al-Basyariah Bogor menunjukkan bahwa dari 10 siswa perokok, hanya 20% yang memiliki niat tinggi untuk berhenti merokok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan persepsi pictorial health warning, self-efficacy, dan konformitas teman sebaya dengan intensi berhenti merokok pada siswa SMK Al-Basyariah Bogor. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa laki-laki perokok kelas X dan XI di SMK Al-Basyariah Bogor dengan jumlah sampel 85 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi pictorial health warning (p=0,000), self-efficacy (p=0,000), dan konformitas teman sebaya (p=0,000) dengan intensi berhenti merokok pada siswa. Dengan demikian, persepsi terhadap pictorial health warning, self-efficacy, dan konformitas teman sebaya berperan dalam membentuk intensi berhenti merokok pada remaja. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan kebijakan sekolah yang mendukung lingkungan bebas rokok serta penguatan program promosi kesehatan bagi remaja.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afifah, N. (2021) Pengaruh pictorial health warning terhadap perilaku merokok pada remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), pp. 120–127.
Andriani, D., Sari, M. and Putra, A. (2023) Pengaruh pictorial health warning terhadap niat berhenti merokok pada remaja. Jurnal Promosi Kesehatan, 11(1), pp. 45–53.
Astuti, D. (2022) Konformitas teman sebaya dan perilaku merokok pada remaja. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(1), pp. 45–52.
Ayu, R. (2018) Efektivitas pictorial health warning pada kemasan rokok terhadap motivasi berhenti merokok. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), pp. 70–78.
Badan Pusat Statistik (BPS) (2024) Statistik kesehatan Provinsi Jawa Barat 2024. Bandung: BPS Jawa Barat.
Fadriana, N. (2019) Hubungan konformitas teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), pp. 90–98.
Fitriyani, R. and Wulansari, D. (2022) Self-efficacy dan intensi berhenti merokok pada remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(3), pp. 210–217.
Gusti Angraini, L. (2017) Konformitas teman sebaya dan perilaku merokok pada remaja laki-laki. Jurnal Psikologi, 12(2), pp. 85–92.
Istifaizah, N. (2017) Hubungan self-efficacy dengan perilaku berhenti merokok pada remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), pp. 56–63.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2017) Bahaya merokok bagi kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2023) Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Krisnasari, A., Putri, S. and Rahman, F. (2016) Efektivitas pictorial health warning pada kemasan rokok terhadap persepsi bahaya merokok. Jurnal Kesehatan, 7(2), pp. 134–141.
Notanubun, A. (2016) Efektivitas pictorial health warning pada kemasan rokok terhadap perilaku merokok masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), pp. 150–158.
Panjaitan, R., Siregar, M. and Lestari, D. (2021) Faktor-faktor yang memengaruhi intensi berhenti merokok pada remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(1), pp. 33–41.
Wibowo, H. and Mulyani, S. (2023) Pengaruh konformitas teman sebaya terhadap perilaku merokok pada remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), pp. 145–152.
World Health Organization (2023) WHO report on the global tobacco epidemic 2023. Geneva: WHO.
DOI: https://doi.org/10.52031/edj.v10i1.1292
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Fenita Purnama Sari Indah, Riris Andriati, Hani Setyawati, Nurwulan Adi Ismaya, Annisa Amalia Hanifa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang
Pajajaran Street Number 1 Pamulang,
South Tangerang City, Banten Province, Indonesia, 15417
Telephone: 021-74716128 / Handphone : 089529263441
Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat by the Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang is distributed under the Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Based on the work at http://openjournal.wdh.ac.id/.

