EDUKASI PIJAT OKSITOSIN PADA IBU NIFAS DAN KADER DI POSYANDU DEWI SRI PAMULANG KOTA TANGERANG SELATAN

Andini Restu Marsiwi

Abstract


EDUCATION OF OXYTOCINE MASSAGE FOR PUERPERUM MOTHER AND CADRES IN POSYANDU DEWI SRI TANGERANG SELATAN CITY

 

Andini Restu Marsiwi

 

                Undergraduate Nursing Major, STIKes Widya Dharma Husada Tangerang, Pajajaran Street No. 1,

South Of Tangerang, 15417, Indonesia

 

Coressponding Author: Andini Restu Marsiwi, email: andinirestumarsiwi@wdh.ac.id

 

ABSTRACT

 

Background: Mother breastmilk is the only food that has the best natural compositions wich can meet the newborn nutrition’s need (Perinasia, 2016), so that breastfeeding is very important for baby’s health. According to Profis Kesehatan Indonesia 2018 the rate of exclusive breastfeeding in Province Banten was 39,3% (Kemenkes RI, 2019). Breastfeeding can be interferred by the uneasy of the breast milk excretion and mother’s lack of breastmilk perception. Breastmilk production and excretion can be influenced by hormones, prolactin and oxytocine. Prolactine hormone is responsible to the breastmilk production and the breatmilk excretion is influenced by oxytocine hormone. The Oxytocine massage can stimulate the release of the oxytocine hormone, so that it can help the excretion of the breastmilk. This massage can help either spontanious postpartum mother or post Sectio Cesarea mother (Albertina, Melly, Shoufiah , 2015 ; Isnaini,and  Diyanti, 2015). The oxytocine massage can be performed by anyone near the mother, the husband or the family, or the posyandu cadres can educate this massage method to the mother’s family. Therefore, its important to provide the education of the oxytocine massage to the postpartum mother and posyandu cadres in Posyandu Dewi Sri Pamulang. Puspose : the aim of this activity was to educate the postpartum mother and posyandu cadres about the oxytocine massage that can help breastfeeding mother to enhance the milk excretion , so that the cadres can perform this massage as an intervention to support the breastfeed mother around them.  Method : This activity was a health aucation and demonstration of the pxytocine massage. The method of this health education activity was preparation, implementation, and evaluation. Result : There is improvement of the knowledge before and after the health education activity, the rate enhancement of the knowledge was 85%. All aprticipants was enthusiastic to the activity and enrole the hole cativity actively. Some participants asked question about the pxytocine massage and breastfeeding and some of them disussed it well. The enthusiasm of the participants was increase during the demonstration session and most of them were interested to demonstrate the oxytocine massage. Almost all participants can answered the evaluation questionnaire in the end of the health education session.  

Keywords : Oxytocine massage, breastfeeding


EDUKASI PIJAT OKSITOSIN PADA IBU NIFAS DAN KADER DI POSYANDU

 DEWI SRI PAMULANG  KOTA TANGERANG SELATAN

 

Andini Restu Marsiwi

Jurusan S1 Keperawatan, STIKes Widya Dharma Husada Tangerang, Jln. Pajajaran No. 1,

Tangeramg Selatan, 15417, Indonesia

 

Coressponding Author: Andini Restu Marsiwi, email: andinirestumarsiwi@wdh.ac.id

 

ABSTRAK

Pendahuluan: ASI merupakan makanan bagi bayi yang memiliki komposisi nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan bayi (Perinasia, 2016), sehingga ASI sangat penting diberikan pada bayi. Berdasarkan laporan Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018 cakupan pemberian ASI Eksklusif di provinsi Banten baru mencapai 39,3% (Kemenkes RI, 2019). Pemberian ASI dapat terhambat saat pengeluaran ASI tidak lancar dan ibu merasa ASI tidak cukup. Proses pengeluaran ASI dipengaruhi oleh beberapa hormon, yaitu prolactin dan oksitosin. Hormon prolactin bertanggungjawab terhadap produksi ASI dan dipengaruhi oleh pengosongan ASI. Hormon oksitosin merupakan hormon yang dapat mempengaruhi kelancaran pengeluaran ASI. Pijat oksitosin dapat membantu memperlancar pengeluaran ASI, baik pada ibu post partum spontan maupun ibu post SC (Albertina, Melly, Shoufiah , 2015 ; Isnaini,dan Diyanti, 2015). Pijat oksitosin ini dapat dilakukan oleh orang terdekat di sekitar ibu, baik keluarga maupun kader posyandu yang dapat mengedukasi keluarga ibu. Berdasarkan uraian diatas, perlu dilakukan edukasi pada ibu dan kader tentang pijat oksitosin di Posyandu Dewi Sri Pamulang. Tujuan: tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi pada ibu nifas dan kader posyandu tentang pijat oksitosin yang dapat memperlancar pengeluaran ASI sehingga diharapkan dapat memberikan salah satu intervensi tindakan dalam mendukung ibu menyusui. Metode : Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan kesehatan dan demonstrasi pada pantom tentang pijat oksitosin. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil : Terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan, yaitu dengan rerata 85%. Selama kegiatan penyuluhan peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan sampai akhir dan aktif bertanya tentang peberian ASI dan cara melakukan pijat oksitosin. Antusiasme peserta terlihat meningkat saat sesi demonstrasi dan banyak peserta yang ingin mencoba melakukan demonstrasi. Sebagian besar peserta dapat menjawab pertanyaan yang diberikan pada evaluasi di akhir kegiatan.

Kata Kunci : Pijat oksitosin, menyusui

Keywords


Pijat Oksitosin; Menyusui

Full Text:

PDF

References


Albertina, Melly, Shoufiah. 2015. Hubungan Pijat Oksitosin Dengan Kelancaran Produksi ASI Pada Ibu Post Partum Seksio Sesarea Hari Ke 2-3. Jurnal Husada Mahakam, Vol 3 (9), hal 452-522. Download dari : http://husadamahakam.poltekkes-kaltim.ac.id/ojs/index.php/Home/article/view/22

Hastuti B.W., Machfuds S., dan Febriani T.B. 2015. Hubungan Pengalaman Menyusui Dan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Kelurahan Barukan, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, Vol. 6 (4). Dwonload dari :https://journal.uii.ac.id/JKKI/article/view/3395

Isnaini, N, dan Diyanti, R. 2015. Hubungan Pijat Oksitosin Pada Ibu Nifas Terhadap Pengeluaran ASI Di Wilayah Kerja Puskesmas Raja Basa Indah Bandar Lampung Tahun 2015. Jurnal Kebidanan Malahayati, Vol. 1(2). Download dari : http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan/article/view/551

Kemenkes RI. 2019. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. Download dari:https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/PROFIL_KESEHATAN_2018_1.pdf.

PERINASIA. 2016. Manajemen Laktasi : Menuju persalinan aman dan ayi baru lahir sehat. Jakarta




DOI: http://dx.doi.org/10.52031/jam.v2i1.133

Refbacks

  • There are currently no refbacks.