PROGRAM SKRINING PTM (PENYAKIT TIDAK MENULAR) DAN SKRINING ORANG DENGAN GANGGUAN KEJIWAAN

Rita Dwi Pratiwi, Riris Andriati, Dewi Fitriani, Siti Novy Romlah, Gina Aulia, Nurwulan Adi Ismaya, Fenita Purnama Sari Indah, Gita Ayuningtyas, Holidah Holidah, Ratumas Ratih Puspita

Abstract


Non-communicable diseases (PTM) are diseases that are not caused by infection with microorganisms such as protozoa, bacteria, fungi, or viruses. Even though it cannot be transmitted from person to person or from animal to person, weak control of risk factors can affect the increase in cases every year. This is in line with the results of Basic Health Research (Riskesdas) in 2007, 2013 and 2018 which showed a trend of increasing prevalence of NCDs such as diabetes, hypertension, stroke and joint/rheumatic/gout diseases. The method used in this activity is Non-Communicable Diseases Screening: Height, Weight, Arm Circumference, Blood Pressure, Momentary Blood Sugar, Hemoglobin, Psychological Screening through questionnaires, Psychological Consultation and Vital Signs. Holding this activity can trigger the awareness of lecturers and students to care more about health, routinely check their health and assist government programs in reducing the risk of non-communicable diseases (PTM) and screening for psychiatric results from the STIKes Widya Dharma Husada Tangerang academic community. In this community service activity, consultations are also held for students who need to solve psychiatric problems.

 

ABSTRAK 

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit yang tidak disebabkan oleh infeksi mikroorganisme seperti protozoa, bakteri, jamur, maupun virus. Meskipun tidak dapat ditularkan dari orang ke orang maupun dari binatang ke orang, lemahnya pengendalian faktor risiko dapat berpengaruh terhadap peningkatan kasus setiap tahun. Hal ini sejalan dengan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007, 2013, dan 2018 yang menunjukkan kecenderungan peningkatan prevalensi PTM seperti diabetes, hipertensi, stroke, dan penyakit sendi/rematik/encok. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan Skring Penyakit Tidak Menular: Tinggi Badan, Berat Badan, Lingkar lengan, Tekanan Darah, Gula Darah Sesaat, Hemoglobin, Skrining Kejiwaan melalui kuesioner, Konsultasi Kejiwaan dan tanda-tanda Vital. Dengan diadakannya kegiatan ini dapat memicu kesadaran para dosen dan mahasiswa untuk lebih peduli terhadap kesehatan, rutin memeriksakan kesehatan dan membantu program pemerintah dalam menurunkan angka resiko penyakit tidak menular (PTM) dan terskrining hasil kejiwaan civitas akademika STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini juga dilakukan konsultasi bagi mahasiswa yang membutuhkan pemecahan masalah kejiwaan.

 


Keywords


Prevention, Non-Communicable Diseases, Screening

Full Text:

PDF

References


Alifariki, L. O. (2015). Analisis faktor determinan proksi Kejadian hipertensi di poliklinik interna BLUD RSU Provinsi Sulawesi Tenggara. Medula; Jurnal Kedokteran, 3(1), 214-223.

Kemenkes RI. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kemenkes RI. 2019. Buku Pedoman Manajemen Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta, Indonesia.

La Ode Alifariki, S. K. (2020). Epidemiologi Hipertensi: Sebuah Tinjauan Berbasis Riset. Penerbit LeutikaPrio.

Rafidah, A et al. (2021). Analisis Faktor Risiko Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di Rsud Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Analisis Faktor Risiko Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di Rsud Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Nursing Care and Health Technology Journal. 1(1),1-10.

Riskesdas. (2013). Laporan Riset Kesehatan Dasar. Indonesia.

Rofiqoch, I. 2020. Manajemen Deteksi Dini Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular (PTM). Jurnal Pengabdian Dharma Bakti. 3(2),48-54.

Siagian, H.J, Alifariki, L.O, T. (2021). Karakteristik Merokok Dan Tekanan Darah Pada Pria Usia 30- 65 Tahun: Cross SectionalStudy. Jurnal Kesehatan Komunitas, 7(1), 106-109.

Sudayasa, I. P., et al. (2020). Determinant juvenile blood pressure factors in coastal areas of Sampara district in Southeast Sulawesi. Enfermeria Clinica, 30(Supplement 2), 585-588.

Warganegara, E., Nur, N. N. 2016. Faktor Risiko Perilaku Penyakit Tidak Menular. Majority. 5(2), 88-94.

Wijaya, N. I. S. (2021). Hubungan Pengetahuan dengan Motivasi dalam Mencegah Terjadinya Komplikasi Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Samata. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 1(1).

WHO. (2018). Non Communicable Disease Country Profiles 2018. World Health Organization.

WHO. 2018. Global Health Estimates 2016: Deaths by Cause, Age, Sex, by Country and by Region, 2000- 2016. Geneva: World Health Organization

Yarmaliza, Y., & Zakiyuddin, Z. (2019). Pencegahan Dini terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui GERMAS. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 2(3), 93–100.




DOI: http://dx.doi.org/10.52031/jam.v4i1.586

Refbacks

  • There are currently no refbacks.