EFEKTIVITAS COOKIES FORTIFIKASI TEPUNG AMARANTHUS TRICOLOR L DAN PHASEOLUS RADIATUS TERHADAP PENINGKATAN HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI ANEMIA

Tita Hardianti, Ratumas Ratih Puspita, Rahma Noviyanti

Abstract


                                             ABSTRACT

Introduction: Anemia is still a global health problem with a high prevalence, particularly in adolescent girls. The World Health Organization (WHO) reported that the prevalence of anemia in women aged 15-49 years reached 30.7%, while in Indonesia the prevalence of anemia in adolescent girls is still relatively high. Adolescent girls are at greater risk of developing anemia due to increased iron requirements during growth and menstruation, low iron intake, and lack of adherence to taking Blood Supplement Tablets (TTD). One of the non-pharmacological efforts that can be made to overcome this problem is through food innovations based on local ingredients that are rich in iron, such as red spinach (Amaranthus tricolor L.) and mung beans (Phaseolus radiatus). Objective: This study was to analyze the effectiveness of giving fortified cookies with Amaranthus tricolor L flour. and Phaseolus radiatus on the increase in hemoglobin (Hb) levels in anemic adolescent girls at SMP Muhammadiyah 37 Parung, Bogor Regency. Methods: This study uses a quantitative design with a quasi-experimental method through a one group pretest-posttest design approach. The study sample was adolescent girls aged 12–15 years with Hb < 12 g/dL levels. The intervention was carried out by giving cookies a combination of red spinach and mung beans for 10 days. Measurement of hemoglobin levels was carried out before and after the intervention. The results showed a significant increase in hemoglobin levels after the administration of fortification cookies with a p value of < 0.000. Conclusion: administration of Amaranthus tricolor L flour fortification cookies. and Phaseolus radiatus have been shown to be effective in increasing hemoglobin levels in anemic adolescent girls and have the potential to be a practical and innovative alternative to non-pharmacological interventions in the prevention and management of anemia among adolescent girls.

 

                                             ABSTRAK

Pendahuluan: Anemia masih menjadi masalah kesehatan global dengan prevalensi yang tinggi, khususnya pada remaja putri. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa prevalensi anemia pada perempuan usia 15–49 tahun mencapai 30,7%, sedangkan di Indonesia prevalensi anemia pada remaja putri masih tergolong tinggi. Remaja putri memiliki risiko lebih besar mengalami anemia akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan menstruasi, rendahnya asupan zat besi, serta kurangnya kepatuhan dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui inovasi pangan berbasis bahan lokal yang kaya zat besi, seperti bayam merah (Amaranthus tricolor L.) dan kacang hijau (Phaseolus radiatus). Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis efektivitas pemberian cookies fortifikasi tepung Amaranthus tricolor L. dan Phaseolus radiatus terhadap peningkatan kadar hemoglobin (Hb) pada remaja putri anemia di SMP Muhammadiyah 37 Parung Kabupaten Bogor. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah remaja putri usia 12–15 tahun dengan kadar Hb < 12 g/dL. Intervensi dilakukan dengan pemberian cookies kombinasi bayam merah dan kacang hijau selama 10 hari. Pengukuran kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan setelah pemberian cookies fortifikasi dengan nilai p < 0,000. Kesimpulan: pemberian cookies fortifikasi tepung Amaranthus tricolor L. dan Phaseolus radiatus terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia dan berpotensi menjadi alternatif intervensi non-farmakologis yang praktis dan inovatif dalam pencegahan dan penanggulangan anemia di kalangan remaja putri..

 


Keywords


Anemia Remaja Putri; Hemoglobin; Cookies Fortifikasi

Full Text:

PDF

References


Aulya, Y., Siauta, J. A., & Nizmadilla, Y. (2022). Analisis Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(4), 1377–1386. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP

Agustina, A. N., Dewi, S. U., Rahayu, H. S., & Mahardika, P. (2024). Upaya Menurunkan Kejadian Anemia Melalui Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 120–128. https://doi.org/10.36082/gemakes.v4i1.1513

Anisa Yulianti, Siti Aisyah, & Sri Handayani. (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Anemia pada Remaja Putri. Lentera Perawat, 5(1), 10–17. https://doi.org/10.52235/lp.v5i1.276Dia Rianti. (2019). Jurnal midwifery. Akademi Bidan, 1(2), 68–78.

Novita Sari, E. (2020). Novita Sari, Eka. 2020. “Open Acces Acces.” Jurnal Bagus 02(01): 402–6. Jurnal Bagus, 02(01), 402–406

E Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, I Made Suraharta, I. I. J. (2024). Cookies Substitusi Tepung Bayam Merah Dan Tepung Kacang Tolo Sebagaimakanan Tambahan Remaja Putri Anεμια. 2, 306–312. Remaja Putri. Media Gizi Indonesia, 13(1), 20. https://doi.org/10.20473/mgi.v13i1.20-26

Ervina Dewi Andriati, Ita Fatkhur Romadhoni, Niken Purwidiani, & Andika Kuncoro Widagdo. (2024). Inovasi Pembuatan Cookies dengan Pemanfatan Tepung Sorgum dan Tepung Kacang Hijau (Vigna Ridiata). Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(4), 204–225. https://doi.org/10.62383/hardik.v1i4.798

Mutiara Rini Selviana, & Rina Sri Widayati. (2024). Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Menggala. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(3), 140–148. https://doi.org/10.55606/detector.v2i3.4156

Nuraeni, R., Sari, P., Martini, N., Astuti, S., & Rahmiati, L. (2019). Peningkatan Kadar Hemoglobin melalui Pemeriksaan dan Pemberian Tablet Fe Terhadap Remaja yang Mengalami Anemia Melalui ―Gerakan Jumat Pintar.‖ Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 5(2), 200. https://doi.org/10.22146/jpkm.40570

Santoso, M. B., Supriadi, D., & Puspitasari, D. (2024). Pemberian Sari Kacang Hijau (Vigna radiata) terhadap Kadar Hemoglobin Dalam Upaya Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(10), 931–938. http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/holistikDOI:https://doi.org/10.33024/hjk.v17i10.12931

Sugiyono. (2023). Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif.

Santoso, M. B., Supriadi, D., & Puspitasari, D. (2024). Pemberian Sari Kacang Hijau (Vigna radiata) terhadap Kadar Hemoglobin Dalam Upaya Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(10), 931–938. http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/holistikDOI:https://doi.org/10.33024/hjk.v17i10.12931




DOI: https://doi.org/10.52031/edj.v10i1.1260

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Tita Hardianti Hardianti, Ratumas Ratih Ratih, Rahma Noviyanti Noviyanti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang
Pajajaran Street Number 1 Pamulang,
South Tangerang City, Banten Province, Indonesia, 15417
Telephone: 021-74716128 / Handphone : 089529263441


Lisensi Creative Commons

Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat by the Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang is distributed under the Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Based on the work at http://openjournal.wdh.ac.id/.